Kehilangan Bahasa Indonesia

- - Uncategorized

Baru saja saya mendapatkan adsense newsletter. Namun tidak seperti biasanya, kali ini saya menerima edisi berbahasa Indonesia. Entah apakah saya sudah pernah menerima edisi bahasa bahasa Indonesia sebelumnya. Tetapi rasa-rasanya ini adalah kali pertama saya membaca adsense newsletter dalam bahasa ibu.

Tulisannya sendiri cukup baku dan formal. Dilihat dari gaya bahasa yang digunakan, saya menduga newsletter ini diterjemahkan bukan oleh penutur asli bahasa Indonesia. Walaupun bahasa Indonesianya cukup baik, masih terasa bukan gaya orang Indonesia asli yang menulis.

Yang menarik adalah, kalau newsletter ini ditulis atau diterjemahkan bukan oleh penutur asli bahasa Indonesia, boleh dibilang kemampuannya sudah jempolan. Tinggal masalah waktu saja, gaya menulisnya bisa seperti tulisan di Kompas atau Tempo.

Hal itu membuat saya merenung betapa saya sudah mulai kehilangan kemampuan menulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama untuk penulisan formal dan baku.

Apakah ini pertanda saya harus mulai rajin menulis blog? :)


Be Sociable, Share!

hertoto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *